Baraka – Kabupaten Enrekang salah satu daerah penghasil bawang merah terbesar di Indonesia.

Kini menjadi buruan perusahaan pestisida, baik perusahaan lokal maupun yang berlebel internasional untuk berlomba lomba memasarkan produknya.

PT Behn Meyer Agricare sebagai salah satu perusahaan swasta yang berasal dari Jerman juga melihat potensi tersebut.Mereka pun menggelar pesta panen hasil demo plot produk PT Behn Meyer di salah satu lahan petani di Kelurahan Balla, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulsel.

“Kita akan komitmen membimbing petani khususnya dalam tata cara penggunaan pestisida yang baik dan benar dengan hasil yang maksimal,” kata Spot walker PT Behn Meyer wilayah Enrekang, Amiruddin, Rabu (4/10/2017).

Pemilik lahan lokasi pesta panen itu, Hamzah, bersyukur dan berterimakasih atas pengajaran cara bertani yang baik dan benar sehingga mendapatkan hasil panen yang melimpah.

“kami sangat bersyukur atas pengajaran cara bertani dari Behn Meyer karena hasil yang kami peroleh betul betul sangat melimpah,” ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang mengimbau kepada pengendara agara berhati-hati saat melintas di jalan poros Kecamatan Anggeraja-Baraka, Desa saruran, Kecamatan Anggeraja.

Pasalnya, jalanan tersebut amblas sedalam tiga meter.

Jalan tersebut merupakan akses utama ke Kecamatan Anggeraja, Baraka, Malua, Buntu Batu dan Bungin.

Hampir seluruh badan jalan amblas sekitar 10 meter, tanah di sisi jalanan longsor menyebabkan jalanan amblas

Menurut personil BPBD Enrekang, Rizal, jalan tersebut amblas disebabkan penyempitan gorong-gorong oleh pipa-pipa air petani yang ada di sekitar lokasi.

“Saat hujan deras tiba, gorong-gorong tidak mampu menampung air, akibatnya, air tersebut menjebol tanah di sisi jalanan,” kata Rizal.

Untuk mengantisipasinya, Kepala BPBD Enrekang, Benny Manjsur, akan dilakukan penimbunan sirtu di jalan itu.

“Mungkin kita akan coba menimbun dengan sirtu satu atau dua truk,” ujar Benny Manjsur.